Daftar Harga Coklat Bubuk dan Cara Membuat Coklat Cetak

Coklat bubuk

Coklat ditemukan pertama kali di Amerika Tengah dengan biji coklat yang membuat rasanya terlihat pahit. Beberapa coklat diolah untuk menjadi makanan, bahan makanan dan minuman instan dengan atau tanpa gula tambahan. Mengonsumsi coklat akan memiliki khasiat baik untuk kesehatan karena dapat meningkatkan kadar antioksidan dan flavonol yang baik dan menurunkan resiko serangan jantung dan memperkuat daya tahan tubuh. Karbohidrat yang dihasilkan akan membentuk serotonin untuk membuat otak menjadi rileks. Satu batang coklat dapat menghasilkan 15% magnesium dan kalsium yang diperlukan oleh tubuh. Walaupun beberapa kondisi coklat tidak baik untuk tubuh. Coklat bubuk merupakan salah satu yang banyak digunakan saat ini dengan harga coklat bubuk yang bervariasi.

Berikut adalah harga coklat bubuk diantaranya:
  • Bensdorp Cocoa Powder 4x5 Kg dengan harga Rp2,3 juta.
  • Tulip Bordeaux 2x2,5 Km dengan harga Rp620 ribu.
  • Tulip Burgundy 2x2,5 Kg dengan harga Rp559 ribu.
  • Tulip Noir 2x2,5 Kg dengan harga Rp659 ribu.
  • Bensdorp Cocoa Powder 25 Kg dengan harga Rp2,4 juta.
  • Bensdorp Cocoa Powder 5 Kg dengan harga Rp610 ribu.
  • Van Houten 50x190 gram dengan harga Rp1,6 juta.
  • Van Houten Cocoa Powder 180 gram dengan harga Rp36 ribu.
  • Bendico Xtra Dark 6x1 Kg dengan harga Rp590 ribu.

Untuk membentuk coklat cetak dari bubuk coklat menggunakan mentega, gula, susu, garam dan air. Untuk membuatnya dengan mencampurkan bubuk coklat dengan mentega lalu memindahkan adonan dalam panci. Kemudian mengisi panci dengan air lalu mendidihkannya. Setelah panas maka perlu menambahkan susu dan gula hingga membentuk pasta coklat panas dan dimasukkan dalam penghalus.

Bentuk pasta yang telah dicampur hingga membentuknya menjadi halus dan lembut. Jika masih kurang manis dapat menambahkan gula. Tuangkan adonan dalam cetakan khusus sehingga dapat dimasak dalam pendingin makanan. Jika sudah membeku maka taburi dengan gula bubuk. Setelah proses ini selesai maka coklat akan siap dikonsumsi dengan rasa yang renyah. Harga merk coklat bubuk yang terjangkau dengan TokoWahab akan memudahkan pembuat kue atau cemilan lebih mudah mendapatkan kualitas terbaik.

Jangan Ragu, Silahkan Tanya Dokter Jika Anda Mengalami Gejala Berikut Ini!

Tanya dokter

Perilaku menjaga kesehatan bagi sebagian masyarakat masih dilakukan dengan kurang maksimal. Salah satu contohnya adalah adanya keengganan untuk memeriksakan diri apabila mengalami suatu gejala penyakit dengan harapan gejala tersebut bisa menghilang dengan sendirinya. Faktor ekonomi dan kesibukan juga kerap menghalangi seseorang untuk tanya dokter perihal gejala yang dimiliki sehingga tak jarang gejala yang semula ringan justru menjadi bertambah parah hingga menyebabkan penyakit yang serius. Beberapa penyakit memang bisa sembuh dengan sendirinya seiring dengan kekebalan tubuh penderita, namun ada juga gejala dari penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh kekebalan tubuh karena membutuhkan obat-obatan dimana Anda hanya bisa mendapatkannya jika sudah berkonsultasi dengan dokter.

Lalu bagaimana cara membedakan gejala yang dimiliki merupakan gejala penyakit ringan atau penyakit berat? Tentunya dokterlah yang lebih bisa melakukannya. Meski begitu memang tak selalunya Anda harus datang ke dokter ketika mengalami gejala penyakit asalkan Anda bisa membedakan mana yang bisa disembuhkan sendiri dan mana gejala yang bisa menjadi sebuah gejala dari penyakit parah atau kronis. Untuk membantu Anda membedakannya, berikut ini adalah beberapa contoh kondisi atau gejala yang sebaiknya tidak Anda tunda untuk berkonsultasi pada dokter terdekat:

1. Terjadi pendarahan yang tak kunjung berhenti
Pendarahan hebat bisa mengakibatkan Anda kehabisan volume darah atau shock. Kondisi ini bisa terjadi akibat kecelakaan, keguguran, atau mimisan karena adanya penyakit di dalam tubuh. Jika hal ini terjadi pada Anda atau orang di sekitar Anda maka segeralah bawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

2. Rasa nyeri yang tak kunjung hilang bahkan semakin parah
Jika Anda merasakan nyeri di bagian tubuh tertentu dimana rasa nyeri tersebut terus dirasakan dalam beberapa hari, atau datang dan pergi hingga satu minggu, maka sudah saatnya Anda tak menyepelekan rasa nyeri tersebut apalagi jika rasanya bertambah parah. Segera bawa ke dokter untuk mendapatkan obat pereda nyeri sekaligus mengetahui apa penyebabnya.

3. Demam tinggi
Saat terjadi demam tinggi, Anda bisa memberi penderita obat penurun panas terlebih dahulu. Namun jika demam tidak segera turun atau kembali datang lagi, jangan tunggu lama untuk memeriksakan diri ke dokter. Demam yang diiringi gejala penyakit lainnya misalnya batuk, diare atau lainnya bisa merupakan gejala tubuh mengalami infeksi yang harus segera diobati.

4. Pingsan
Ada banyak penyebab mengapa manusia bisa tiba-tiba pingsan dari yang tidak berbahaya hingga yang berbahaya. Penyebab pingsan yang tidak berbahaya dan bisa disembuhkan sendiri misalnya kelelahan, terkena sengatan matahari terlalu lama, darah rendah, shock dan lainnya. Jika pingsan hanya terjadi satu kali karena sebab tersebut maka Anda tak perlu berkunjung ke dokter. Namun jika pingsan kerap terjadi, ada potensi hal tersebut merupakan gejala penyakit susunan saraf pusat yang serius sehingga Anda perlu segera memeriksakan diri.

5. Diare dan muntah-muntah
Jika Anda mengalami diare disertai muntah-muntah, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Gejala diare dan muntah juga bisa menjadi gejala penyakit infeksi yang perlu mendapatkan penanganan segera.

Itulah beberapa kondisi dimana Anda tak boleh buang waktu untuk segera tanya dokter mengenai gejala penyakit yang dimiliki. Dengan sigap melakukan konsultasi terkait dengan kondisi kesehatan Anda, berarti Anda memiliki kepedulian yang besar untuk hidup sehat dengan upaya-upaya pencegahan agar jika ada penyakit di dalam tubuh tidak berkembang menjadi lebih parah.